1 Simas Sehat
gbr gbr

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Dada Sebelah Kiri Nyeri Saat Tidur Terlentang?

Tanya :

Hallo dokter,

Dada saya sebelah kiri tepat nya dibawah payudara terasa sangat nyeri saat saya tidur terlentang dan mungkin ini berlangsung selama 20 menit, apakah ini normal ?

 

LAURA AGUSTIN (19 tahun)

lauraagstn162@gmail.com

Tinggi Badan : 161 cm, Berat Badan : 62 kg

 

Jawab :

Salam sehat Ibu LA,
 
Kami sangat memahami rasa cemas yang Ibu rasakan ketika mendapati nyeri pada area dada sebelah kiri, apalagi jika rasa sakit tersebut berlangsung lumayan lama hingga 20 menit saat hendak beristirahat. 

Pada usia Ibu yang masih sangat muda (19 tahun), nyeri dada sebelah kiri bawah payudara saat posisi terlentang paling sering disebabkan oleh masalah otot, pencernaan, atau pernapasan, dan jarang berkaitan dengan gangguan jantung primer. Nyeri ini bisa dipicu oleh ketegangan otot dada (musculoskeletal pain) akibat postur tubuh atau aktivitas fisik, kram otot antartulang rusuk, peradangan tulang dada (costochondritis), atau tekanan asam lambung (GERD) yang naik saat Ibu berbaring rata. Posisi terlentang memang dapat memperberat gejala asam lambung maupun memberi tekanan ekstra pada otot atau tulang rusuk yang sedang tegang/meradang.

Perawatan Sehat di Rumah
Untuk membantu meredakan keluhan ini di rumah, Ibu bisa mencoba beberapa langkah awal berikut:

  • Ubah Posisi Tidur: Gunakan bantal tambahan untuk menyangga kepala dan dada agar posisi tidur agak sedikit terangkat, atau cobalah miring ke sisi kanan saat tidur.
  • Kompres Hangat: Tempelkan handuk hangat atau botol berisi air hangat di area bawah payudara yang terasa nyeri selama 10–15 menit untuk meredakan ketegangan otot.
  • Latihan Napas Perlahan: Saat nyeri muncul, atur napas dengan tenang. Tarik napas perlahan melalui hidung dan hembuskan lewat mulut untuk merilekskan otot-otot dada.
  • Atur Jarak Jam Makan dan Tidur: Menurut panduan kesehatan WebMD, hindari makan makanan berat minimal 2 hingga 3 jam sebelum tidur untuk mencegah asam lambung naik saat berbaring.
Hal yang Harus Dihindari

  • Hindari langsung tidur terlentang terlentang secara mendadak setelah beraktivitas berat atau setelah makan.
  • Jangan mengurut, memijat terlalu keras, atau menekan-nekan area dada yang sedang terasa nyeri.
  • Hindari konsumsi makanan pedas, terlalu asam, tinggi lemak, kafein, atau minuman bersoda menjelang waktu tidur.
  • Hindari kebiasaan membungkuk saat duduk atau membawa beban berat di satu sisi tubuh yang bisa memicu kram otot dada.
Tanda Bahaya (Kapan Harus ke Dokter?)
Ibu perlu segera memeriksakan diri ke dokter atau unit gawat darurat terdekat jika nyeri dada disertai tanda-tanda berikut:

  • Nyeri terasa seperti tertindih beban sangat berat, menjalar ke bahu, leher, punggung, atau lengan kiri.
  • Disertai sesak napas yang parah, keringat dingin, pusing hebat, atau rasa ingin pingsan.
  • Nyeri tidak kunjung membaik, terasa makin tajam saat menarik napas dalam, atau frekuensinya semakin sering terjadi.
Semoga penjelasan ini dapat membantu menenangkan pikiran Ibu ya. Cobalah untuk lebih rileks dan mengamati apakah perubahan posisi tidur bisa mengurangi keluhannya.

Jika Ibu masih merasa khawatir atau keluhan ini terus berulang, jangan ragu untuk memeriksakan diri secara langsung ke dokter penyakit dalam (SpPD).

Salam sehat,

Team Dokter Simas Sehat