Dapatkah Gangguan Menstruasi Mempengaruhi Kesuburan Seorang Wanita ?

Tanya :

Selamat siang Dokter,

Istri saya sering siklus haidnya tidak tetap dan haid datang tidak teratur, apakah kondisi ini mempengaruhi istri untuk hamil ? Mohon penjelasannya,terima kasih.

XXXXXXX XXXXXX (35 tahun)
AKS_XXXXX@GMAIL.COM
Tinggi Badan : 165 cm, Berat Badan : 53 kg

Jawab :

Salam Sehat Bapak FA,

Menstruasi adalah proses meluruhnya seluruh dinding rahim dan sel telur yang tidak dibuahi pada saat tidak terjadi kehamilan. Proses ini terjadi dalam waktu 3 sampai 7 hari. Kemudian terjadi lagi proses pada siklus berikutnya yaitu antara 28 hari sampai 35 hari. Siklus pada setiap wanita berbeda dan tidak selalu persis sama.

Seorang wanita sangat mungkin mengalami gangguan dalam siklus menstruasinya sepanjang kehidupan, dan ini merupakan hal yang normal, selama tidak disertai dengan penyakit penyerta lain. Sepanjang tahun seorang wanita akan menstruasi sebanyak 11 sampai 13 kali.

Gangguan menstruasi dapat berupa, :

Pada umumnya gangguan menstruasi tidak memerlukan pengobatan khusus karena akan sembuh dengan sendirinya bila tidak disertai dengan penyakit penyerta yang lebih serius.

Dan kondisi ini bila tidak disertai dengan penyakit penyulit lain, tidak akan menyebabkan kemandulan. Kehamilan tetap dapat terjadi asalkan ada satu sel telur yang matang yang dilepaskan dalam masa ovulasi dan dibuahi oleh satu sperma yang sehat.

Tidak menjadi patokan bahwa seorang wanita dengan siklus menstruasi yang teratur pasti subur dan gampang hamil, begitu juga sebaliknya seorang wanita dengan siklus menstruasi yang sering terganggu belum tentu mandul. Banyak faktor lain yang harus diperhatikan dalam suatu proses kehamilan, mencakup kesehatan reproduksi wanita dan pria sebagai pasangan secara menyeluruh bukan sepihak.

Hal-hal yang mungkin menyebabkan terjadinya gangguan menstruasi adalah sebagai berikut :

Bila telah diketahui apa penyebab dari gangguan menstruasi yang dialami, maka segera tangani penyebabnya dengan baik sehingga siklus menstruasi dapat normal kembali.

Kunjungi Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan (SpOG) bila dicurigai adanya penyakit yang memerlukan pengobatan dan penanganan yang serius. Bila diperlukan Dokter akan memberikan obat untuk mengatur siklus menstruasi.

Sedangkan untuk pasangan yang belum memiliki momongan setelah setahun menikah diperlukan konsultasi dan pemeriksaan yang lebih lengkap.

 

Salam Sehat,

Team Dokter Simas Sehat

Layanan